UPTD Puskesmas Benai tajah Acara Lokakarya Mini Lintas Sektor Tahun 2025

Benai, riau99.net — UPTD Puskesmas Benai dibawah pimpinan Ners. Adam Smet, S.Kep tajah acara Lokakarya Mini Lintas Sektor tahun 2025 bertempat di Aula Kantor Camat Benai, Desa Benai Kecil pada Selasa (21/10/25) pagi.

Hadir dalam acara tersebut, Camat Benai yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Habi Yusuf, kepala UPTD Puskesmas Benai Ners Adam Smet, S.Kep, kepala desa se Kecamatan Benai, Kepala KUA, Kepala sekolah se Kecamatan Benai, penyuluh perikanan, TP PKK, Penyuluh KB, Pendamping Desa, Tokoh Masyarakat serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya kepala UPTD Puskesmas Benai, Ners. Adam Smet, S.Kep mengatakan bahwa acara ini ditajah untuk meningkatkan standar pelayanan UPTD Puskesmas Benai kepada masyarakat.

Adam Smet mengajak seluruh peserta Lokakarya untuk menyampaikan saran dan masukan dalam sesi Forum Konsultasi Publik (FKP) nantinya. Ungkap Adam.

Peserta Lokakarya

Saran dan masukan peserta Lokakarya ini sangat penting bagi kami untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pada UPTD Puskesmas Kecamatan Benai. Harap Adam.

Acara Lokakarya lanjutkan dengan penyampaian kinerja UPTD Puskesmas Benai, oleh  Bd. Mutiara Sihole, SST pada medio Januari – September 2025.

Tahun 2025 UPTD Puskesmas Benai terus melakukan peningkatan pelayanan, dikatakan Mutiara, kunjungan umum (bukan BPJS) warga yang berobat ke UPTD Puskesmas Benai, pada bulan Januari 111 kunjungan, Februari 101 kunjungan, Maret 84 kunjungan, April 90 kunjungan, Mei 166 kunjungan, Juni 202 kunjungan, Juli 233 kunjungan, Agustus 182 kunjungan, September 222 kunjungan. Dimana grafik kunjungan warga ke UPTD Puskesmas Benai terus meningkat. Ungkap Mutiara.

Kemudian kunjungan warga memakai kartu BPJS ke UPTD Puskesmas Benai medio Januari – September 2025. Dalam pemaparannya, Bd. Mutiara Sihole, SST menyampaian, pada bulan Januari 1074, Februari 1426, Maret 432, April 1009, Mei 1625, Juni 1594, Juli 1590, Agustus 1593 dan September 1739 kunjungan.

Persalinan :
Adapun target 309 orang ibu bersalin 154 orang yang sudah bersalin (50%), adapun kriteria persalinan 100 persen di faskes dan 98 persen menggunakan BPJS, Hanya 1 persalinan non BPJS.

Kematian ibu dari hamil sampai dengan proses persalinan sudah 20 tahun 0 kematian. Mari terus kita dukung program JAMELA. harap Mutiara dalam pemaparannya.

Kemudian capaian pemeriksaan inspeksi sekolah diwilayah kerja UPTD Puskesmas Benai medio Januari – September 2025.

Jumlah sekolah 27, sasaran IKL tahun 2025 adalah 75 persen. Capaian IKL TFU sekolah sudah 100 persen dan memenuhi syarat 55,5 persen (15).

Hingga berita ini dirilis, acara Lokakarya Mini Lintas Sektor UPTD Puskesmas Benai tahun 2025 terus berlanjut.

Editor : maadil

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *