Benai, riau99.net — Pelaksanaan acara olek-olek Banjar dalam rangka menyambut musim tanam tahun 2025/2026 Desa Pulau Ingu akan dilaksanakan pada Minggu 21 Desmber 2025 yang bertempat di halaman SDN 009 Pulau Ingu.
Olek-olek Banjar adalah tradisi masyarakat Pulau Ingu yang turun temurun hingga saat ini, arti dari olek-olek Banjar adalah berdoa bersama kepada Allah SWT sebelum melakukan penanaman padi ke sawah, yang bertujuan padi yang ditanam selamat dan panen melimpah. Itulah arti yang terkandung dalam tradisi olek-olek Banjar yang terus menerus dilaksanakan setiap musim tanam tiba oleh masyarakat Pulau Ingu.
Kepala Desa Pulau Ingu, Dede Kurniawan, S.Hum melaui berita Online riau99.net, mengundang seluruh masyarakat Pulau Ingu baik yang berada dikampung halaman maupun yang berada diperantauan untuk pulang kampung hadir bersama pada acara olek-olek Banjar yang akan dilaksanakan pada Minggu 21 Desember 2025.
“Atas nama Pemerintahan Desa Pulau Ingu, kami mengundang sagalo dunsanak dimano sajo barado mari samo-samo kito hadir di acara olek-olek Banjar kito tahun iko”. Ujar Dede Kurniawan dalam bahasa kampung yang berharap kehadiran semua masyarakat Pulau Ingu baik yang tinggal di kampung halaman maupun yang berada diperantauan.
Kepada redaksi riau99.net, Dede Kurniawan mengatakan tahun ini 4 kerbau akan kita potong dan kita makan bersama, selain itu ada lopek luo makanan khas Pulau Ingu dijamin tidak akan kurang untuk sagalo Dunsanak yang hadir. Ungkap Kades Pulau Ingu Dede Kurniawan dengan rasa syukur yang dalam.
Dilain waktu, Ketua Pelaksana Olek-olek Banjar Musim tanam 2025/2026, Dadang Mashur mengatakan sudah 70 persen persiapan pelaksanaan olek-olek Banjar.
“Untuk persiapan olek-olek diperkiraka sudah 70 persen, dimana kita sudah menetukan tempat, pemesanan tenda, tikar, dan tempat memasak, serta hiburan randai juga sudah kita persiapkan pada malam minggu 20 Desember 2025”. Ungkap Dadang yang masih sedang sibuk saat gotong royong persiapan acara tersebut.
Sebagai informasi tambahan, Olek-olek Banjar tahun ini adalah olek-olek yang terasa sangat sederhana, namun penuh keakraban, dimana Panitia tidak mengundang Pemerintah Kabupaten, undangan yang dilayangkan panitia hanya setingkat Kecamatan.
Editor : Maadil
Riau99.net





