Petani Cilik, Enji (11) dan Aka (9) tengah bersemangat berkotor-kotor ria di KS Garden setiap Sabtu. Ia memetik sendiri buah Cabe Merah keriting berwarna kemerahan, wajahnya bersinar riang diterpa sang mentari menjelang siang. Sejenak, kita palingkan pandangan kita ke sosok anak-anak yang tengah memetik cabe merah di KS, ternyata anak ini adalah Putra Keswita . Luar biasa, sangat jarang anak-anak yang gemar bertani.
Sementara Imam Alfahrezi yang biasa dipanggil Ji (11) ini, ketika ditemui wartawan ia sangat senang menjawab segala pertanyaan yang ditanyakan kepadanya.
“Senang ga disebut Petani Cilik?”.
Enji menjawab, senang sekali. “Ji, kesini berlibur sambil Panen Cabe milik Juragan KS, nanti aku di bayar upah sama Papahku, seperti orang-orang yang dibawah sana. Lumayan kan, buat beli Kebab di Malam Minggu, hehehe. Abis kotor-kotor, aku akan terjun-terjun ke sungai, dibelakang kebun kami, begitu ooom”. Ji tertawa menyalami wartawan Riau 99.
Ketika ditanya, “suka bertani kenapa?”. Anak ini menjawab : “hhmmm, selain suka main kotor-kotor juga suka dibayar upah hasil manen cabe. Sudah bisa cari uang sendiri. Kerjanya gampang kok, tinggal panen. Kemudian kami memang liburan kesini mumpung mama libur kantor, kami akan berenang di belakang sana ada sungai kecil.”
Begitulah cara Ibu Keswita membawa anaknya berlibur. Berlibur sambil manen cabe. Karyawan bisa terpantau, anak-anak juga ikut bergembira.
