Telukkuantan, riau99.net — Seorang Jurnalis di Kuansing Athia dampingi anggotanya yang bernama Noi Toloni Hia melaporkan yang beberapa orang pelaku PETI di Desa Logas Kecamatan Singingi Kabupaten Kuansing pada Kamis, Selasa (02/12/2025) sore.
Pelaporan ini terkait adanya intimidasi, terhadap Anggota Media Intelejenjendral.com, Noi Toloni Hia yang terjadi di Lokasi Pertambangan Emas di Desa Logas Kecamatan Singingi pada Senin 1 Desember 2025 sekira pukul 16.00 WIB.
Kepada redaksi riau99.net, Athia membenarkan bahwa laporan telah masuk ke Polres Kuasing, pada Selasa Sore dan baru selesai pada malam hari sekira pukul 20.00 WIB. Ungkap Athia.
Lebih jauh Athia mengatakan bahwa anggotanya mendapat perlawanan saat peliputan di Lokasi PETI di Logas. Dimana saat itu anggotanya, Noi Toloni Hia dicegat dari belakang, kemudian sepeda motornya dihentikan, kunci motor diambil dan sempat mendapatkan pukulan, sehingga helm anggotanya sampai terlepas dari kepala.
Sehingga Athia menduga mereka sudah punya niat jahat, dan telah melakukan tindakan penganiayaan serta tindak pidana menghalangi tugas jurnalistik. Ungkap Athia lagi.
Selain mendapat perlakuan intimidasi, HP Noi Toloni Hia yang sempat ditahan oleh sejumlah orang, dan mereka menghapus file-file seperti photo dan video yang telah diambil anggotanya tersebut, ini sudah perlakuan yang luar biasa, tentu bisa dijerat dengan uu ITE. Tambah Athia.
Athia berharap para penyidik Polres Kuansing segerah memproses laporan ini. Sehingga tidak ada lagi para penambang emas tanpa izin semena-mena terhadap wartawan. Tambah Athia.
Diketahui di lokasi sama, banyak wartawan mengakui sering terjadi penghalangan tugas jurnalistik oleh sekelompok orang yang diduga sebagai pelaku PETI di daerah tersebut. Ujar Athia dengan nada kesal.
Redaksi**





