Tokoh masyarakat Benai Sebut Pemasangan Portal mengganggu ekonomi masyarakat dan Mengganggu arus lalu lintas

Benai, riau99.net — Pasca penutupan jalan simpang mangga jembatan benai dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi untuk mobil bertonase besar sangat berdampak terhadap ekonomi masyarakat sekitar.

Dimana kejadian ini sudah memasuki hari ke lima ditutupnya jalan pemda di simpang mangga Kelurahan Benai. Hingga saat ini belum ada titik untuk penyelesaian masalah tersebut.

Aman Sahari Tokoh Masyarakat Benai menyampaikan Sudah lima hari penutupan, mata rantai ekonomi cukup terganggu di sepanjang jalan simpang mangga sampai dengan Desa (Talontam Benai, Banjar Benai, Munsalo Kopah), sudah tidak ada lagi jual beli terutama pada produk makanan harian (sembako). Ungkap Aman Sahari.

Dengan terlantar nya aktivitas sopir tengki minyak, mobil kayu, dan mobil angkutan sawit ini sangat tidak menguntungkan atas kebijakan yang diambil oleh Bupati Kuantan Singingi, Sebab ini menciderai kepentingan ekonomi di masyarakat sekitar.  Aman Sahari mengatakan “Silahkan ambil kebijakan dan bernegosiasilah dengan perusahaan yang berada di kabupaten Kuantan Singingi tetapi jangan di korbankan ekonomi masyarakat”. Harapnya.

Kemudian Aman Sahari,  berharap sesegerah mungkin aktivitas di simpang mangga Benai kembali normal seperti biasanya.

Kita mendukung kebijakan Bupati untuk bernegosiasi tapi jangan dorong masyarakat masuk ke ruang ekonomi yang tidak ada kepastian seperti sekarang ini. Terutama masyarakat benai menjadi tameng dalam bernegosiasi.

Sebagai wujud hadirnya investasi di daerah meningkatkan tarap ekonomi masyarakat sekitar, pemerintah daerah mencarikan solusi terbaik bukan memperkeruh suasana di zaman ekonomi sulit sekarang ini.

Harapan kedepan adalah ciptakan kondusiftivitas dengan harapan berjalannya mata rantai ekonomi di sepanjang jalan simpang mangga sampai dengan Munsalo Kopah.

Editor : Maadil

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *